
SIKAP HIDUP SUKU FLORE
- Budaya
Suku flore menempati sebuah wilayah kepulauan dengan luas 3079,23
KM², berbatasan dengan kabupaten alor di timur, kabupaten sikka di barat
utara dengan laut flores dan selatan, laut sawu.
Konsep rumah adat yang digunakan masyarakat flores selalu dianggap sebagai pusat kegiatan ritual suku. Rumah adat dijadikan untuk menghormati Lera Wulan Tana Enka (wujud tertinggi yang menciptakan dan yang empunya bumi).
- BahasaSuku flores di kenal dengan budaya bahasa yang sangat multi bahasanya, suku flores mempunyai beragam bahasa komunikasi sehari hari antar masyarakat yaitu salah satunya bahasa Werana, bahasa Rembong, bahasa Rajong, dan bahasa Manggarai Kuku.
- Sistem kekerabatan
Suku flores mempunyai sistem kekerabatan kuno, yaitu:
- Kelompok kekerabatan di flores yang berfungsi paling intensif dalam kehidupan sehari hari adalah keluarga luas yang verilokal(kilo).
- Sebagian besar kilo biasanya merasakan diri terikat pada patrilinier sebagai keturunan dari seorang nenek moyang kira-kira lima sampai enam generasi keatas.
- Dalam suatu perkawinan, pihak perempuan akan meminta mas kawin yang banyak, mas kawin biasaanya berupa kerbau, makanan, dll.
- Sistem pernikahan
Di dalam adat pernikahan suku flores, suku flores mempunyai tiga sistem pernikahan, yaitu:
- Cangkang
- Tungku
- Cako
-
Pola perkampungan suku flores
- Desa desa di suku flores pada zaman dahulu di bangun di atas bukit karena untuk pertahanan apabila ada suatu hal yang tidak di inginkan.
- Pola perkampungan suku flores terdiri dari tiga bagian, yaitu: bagian depan, bagian tengah, dan bagian belakang yang berada dalam satu lingkaran desa tersebut.
- Pada zaman dahulu tiap tiap bagian dari rumah adat suku flores ada tempat tempat keramat yang berupa timbunan batu batu besar. Namun sekarang ini hanya ada satu tempat keramat dalam sebuah desa, dan terletak dilapangan terbuka yang dekat dengan balai desa dan biasa di sebut dengan mbaru gendang, Karena di dalamnya terdapat sebuah genderang yang keramat.
KEHIDUPAN ORANG ORANG SUKU FLORES
Adapun kehidupan orang orang suku flores adalah dengan:
- Dengan bercocok tanam: masyarakat suku flores juga sering melakukan bercocok tanam berupa buah buahan ataupun sayur sayuran. Jagung dan padi adalah tanaman pokok dari suku flores, namun tidak hanya bercocok tanam, suku flores juga melakukan perternakan berupa sapi, kerbau, babi, kuda, anjing, dan ayam.
https://wildanwajdirahman.wordpress.com/2014/07/03/suku-flores/
http://www.slideshare.net/soparyslearn/kebudayaan-flores